Dieng, merupakan dataran tinggi yang menyimpan beragam keindahan alam, mulai dari pemandangan alam, candi, kawah, telaga, serta adanya rambut gimbal. Dieng terletak di 2 Kabupaten, yaitu Banjarnegara dan Wonosobo. dengan ketinggian mencapai 6000 kaki atau 2.093 m di atas permukaan laut. Suhu di Dieng sejuk mendekati dingin. Temperatur berkisar 15 °C – 20 °C di siang hari dan 10 °C di malam hari. Bahkan, suhu udara terkadang dapat mencapai 0 °C di pagi hari, terutama antara Juli – Agustus. Penduduk setempat menyebut suhu ekstrem itu sebagai bun upas yang artinya “embun racun” karena embun ini menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.Satu keunikan yang terdapat pada Dieng yaitu “RAMBUT GIMBAL”, rambut gimbal yang ada di Dieng benar-benar alami sejak si anak lahir. Gimbal tersebut merupakan hal yang mengandung mistis menurut warga setempat, karena anak tersebut akan mengalami rasa sakit (panas seperti demam). Rambut gimbal dieng ini sangat menarik bagi saya, mungkin bagi teman-teman yang mengidolakan BOB MARLEY dengan gimbalnya. Gimbal anak dieng apabila tidak dipotong mungkin bisa sebagus gimbal bob marley,hehe.
Pencukuran rambut gimbal dieng bagaimana ?,sebuah pertanyaan yang sering dilontarkan. Rambut gimbal anak-anak dieng dipotong/dicukur dengan mengadakan ritual tersendiri. Pemotongan rambut tersebut biasanya diikuti serangkaian hiburan kesenian tradisional. Ketika akan dipotong, anak gimbal tersebut juga memiliki sebuah permintaan yang harus dituruti oleh orang tuanya. Permintaan mereka tidak terlalu berlebihan, mereka mungkin hanya meminta ayam jago, kelinci, sepeda, baju baru, mainan,dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar